#WCTCTradingKingPK Peta Jalan Legislatif: 4 Langkah Penting


Dengan hanya sekitar tiga bulan tersisa sebelum libur kongres Agustus—batas waktu lembut sebelum siklus pemilihan tengah tahun 2026 mengambil alih—waktu terus berjalan.
1. Menyelaraskan Versi DPR dan Senat
Saat ini ada masalah "jalur ganda". Versi Komite Perbankan Senat dan versi Komite Pertanian DPR tidak identik. Negosiator harus menggabungkan ini menjadi satu teks yang terpadu. Ini melibatkan "permainan tawar-menawar" yang intens tentang nuansa regulasi.
2. Rintangan "Suara 60" di Senat
Lolos dari komite dengan suara 15-9 adalah bagian yang mudah. Untuk mengatasi potensi filibuster di lantai Senat, RUU ini membutuhkan 60 suara. Ini berarti Partai Republik harus mengajak setidaknya 7 sampai 10 Demokrat. Pernyataan dari Senator seperti Gallego dan Alsobrooks menunjukkan bahwa dukungan di komite tidak menjamin "ya" di lantai.
3. Pemungutan Suara Lengkap di DPR
Sementara DPR hanya membutuhkan mayoritas sederhana, perpecahan internal partai mengenai dampak kripto terhadap sistem keuangan tradisional berarti suara di lantai tidak pernah menjadi hal yang pasti.
4. Tanda tangan Presiden
Gerbang terakhir. Gedung Putih harus menimbang RUU ini terhadap prioritas eksekutifnya sendiri tentang stabilitas keuangan dan keamanan nasional.
3 Kontroversi Utama yang Menghambat Kemajuan
"Setan ada di detail," dan ketiga area ini adalah tempat negosiasi saat ini terhambat:
I. Anti-Pencucian Uang (AML) & KYC
Konflik: Demokrat ingin proyek kripto (termasuk DeFi) mematuhi standar KYC/AML yang sama dengan bank.
Titik Tersendat: Para ahli industri berpendapat bahwa mewajibkan protokol terdesentralisasi dan tanpa izin untuk "mengetahui" setiap pengguna secara teknis tidak mungkin. Memaksakan ini bisa secara efektif melarang DeFi di AS.
II. Etika dan "Konflik Kepentingan"
Konflik: Dorongan untuk melarang pejabat pemerintah memegang atau mempromosikan aset kripto tertentu.
Konteks: Ini sebagian besar merupakan reaksi terhadap keterlibatan keluarga Trump dengan World Liberty Financial. Partai Republik melihat ini sebagai "pil racun" partisan yang dirancang untuk menargetkan Presiden, sementara Demokrat menganggap ini penting untuk kepercayaan publik.
III. Yurisdiksi SEC vs. CFTC
Konflik: Siapa yang berwenang mengawasi DeFi dan aset yang dipertaruhkan?
Titik Tersendat: RUU ini mencoba mendefinisikan "desentralisasi" sebagai garis antara sekuritas (SEC) dan komoditas (CFTC). Namun, definisi hukum tentang "cukup desentralisasi" masih kabur. Selain itu, perdebatan tentang apakah imbalan staking adalah kontrak investasi terus memecah regulator.
Tabel Ringkasan: Pandangan Undang-Undang CLARITY
Lihat Asli
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • 7
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Ryakpanda
· 1jam yang lalu
Langsung saja serang 👊
Lihat AsliBalas0
AngelEye
· 1jam yang lalu
Ape In 🚀
Balas0
AngelEye
· 1jam yang lalu
LFG 🔥
Balas0
AngelEye
· 1jam yang lalu
Ke Bulan 🌕
Lihat AsliBalas0
AngelEye
· 1jam yang lalu
2026 GOGOGO 👊
Balas0
ybaser
· 3jam yang lalu
2026 GOGOGO 👊
Balas0
HighAmbition
· 6jam yang lalu
Informasi yang baik 👍👍
Lihat AsliBalas0
  • Disematkan