Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
CFD
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 40+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
Ada sebuah kisah yang sangat menarik di balik wanita terkaya di Brasil yang sedikit diketahui orang. Vicky Safra hampir tidak terlihat di media, tetapi mengendalikan salah satu kerajaan keuangan terbesar di dunia — dan semuanya dimulai sangat lama yang lalu, di Timur Tengah abad ke-19.
Vicky Safra muda baru berusia 17 tahun ketika menikah dengan Joseph Safra pada tahun 1969. Dia adalah anak dari Jacob Safra, yang telah bermigrasi ke Brasil dan mulai membangun apa yang akan menjadi Bank Safra. Keluarga Sarfaty, dari mana Vicky berasal, juga berasal dari keturunan Yahudi dan telah tiba di Brasil pada tahun 1950-an. Pertemuan keduanya menandai awal dari sebuah kemitraan yang akan bertahan hingga kematian Joseph, pada tahun 2020.
Yang menarik perhatian adalah bagaimana kekayaan keluarga Safra dibangun selama hampir 180 tahun. Dimulai di Kekaisaran Ottoman, ketika nenek moyang mereka membiayai karavan dagang — menggunakan unta untuk mengangkut barang. Terlihat seperti dunia lain, tetapi pola pikir jangka panjang dan pelestarian modal ini telah dilalui oleh semua generasi.
Joseph Safra memiliki visi yang jelas: kestabilan di atas pertumbuhan yang cepat. Dia dan Vicky memiliki empat anak dan mempersiapkan mereka sejak dini untuk mengambil tanggung jawab. Jacob, David, Alberto, dan lainnya tumbuh dalam budaya kerahasiaan dan disiplin keuangan ini. Ketika Joseph meninggal pada bulan Desember 2020, Vicky mengambil posisi utama dalam pengelolaan kekayaan keluarga.
Saat ini, portofolio keluarga ini mengesankan. Selain Bank Safra di Brasil, mereka memiliki J. Safra Sarasin di Swiss — salah satu private bank terbesar di dunia — dengan sekitar US$ 90 miliar di bawah pengelolaan. Tapi tidak hanya bank. Mereka memiliki gedung Gherkin di London, properti di New York, properti dengan standar tertinggi tersebar di seluruh dunia. Ini adalah diversifikasi strategis, bukan spekulasi.
Yang membuat Vicky Safra berbeda dari miliarder lain adalah tepatnya itu: dia hampir tidak muncul. Tinggal di Swiss, jarang memberikan wawancara, menghindari sorotan. Kehadiran publiknya terbatas hampir sepenuhnya pada Yayasan Vicky dan Joseph Safra, yang membiayai proyek-proyek di bidang pendidikan, seni, dan kesehatan. Discretnya ini bukan kebetulan — merupakan cerminan langsung dari budaya keluarga.
Menurut perkiraan terbaru Forbes, kekayaan Vicky Safra sekitar US$ 16,6 miliar, menegaskan tempatnya di antara wanita terkaya di planet ini dan, tentu saja, yang terkaya di Brasil. Tetapi berbeda dari banyak miliarder yang hidup untuk tampil, dia membangun warisannya dalam bayang-bayang, fokus pada tata kelola, pelestarian kekayaan, dan dampak sosial.
Dalam dunia keuangan yang semakin tidak stabil, model Safra tetap menjadi referensi: disiplin, kerahasiaan, visi jangka panjang. Vicky Safra yang menikah pada usia 17 tahun menjadi pengelola salah satu kekayaan pribadi terbesar di dunia — dan melakukannya hampir tidak terlihat oleh kebanyakan orang.