Menariknya, saya perhatikan bahwa pasar global perusahaan tembakau tetap menjadi salah satu yang paling menguntungkan, meskipun ada berbagai upaya untuk mengurangi konsumsi. Beberapa raksasa benar-benar membagi seluruh kue di antara mereka, dan angka-angkanya mengesankan. 💰



Ini yang saya temukan tentang pemain terbesar. China National Tobacco Corporation memproduksi lebih dari 40% dari semua rokok di planet ini — ini adalah perusahaan negara dengan laba tahunan sekitar 30 miliar dolar. Di Barat, yang memimpin adalah Philip Morris International dengan kapitalisasi 141,93 miliar dan laba 9,1 miliar pada tahun 2021. Mereka aktif berinvestasi dalam produk alternatif seperti IQOS.

British American Tobacco memiliki lebih dari 200 merek di 180 negara — kapitalisasi 91,6 miliar, laba 8,7 miliar. Altria Group mengendalikan Marlboro yang terkenal di AS dan memiliki kapitalisasi 88 miliar. Japan Tobacco International, yang terbesar di Jepang, menunjukkan kapitalisasi 50 miliar dan laba 4,5 miliar.

Jika melihat pasar Asia, ITC Limited dari India memiliki kapitalisasi 55 miliar, meskipun tidak hanya bergerak di bidang tembakau. KT&G di Korea Selatan — 10 miliar, Eastern Company di Mesir — hanya 1,5 miliar. Imperial Brands dan Swedish Match juga mempertahankan niche mereka.

Perusahaan tembakau ini terus menghasilkan keuntungan besar, meskipun tekanan dari regulator meningkat. Data ini berlaku untuk tahun 2021, tetapi struktur pasar tetap hampir sama. Bisnis ini tetap berjalan, apapun yang terjadi.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan